Disidak, Burung ABK Bersiul Kena OTT
company logo
Sampaikan pengaduan keluhan dan informasi-informasi penting tentang tumbuhan dan hewan anda ke alamat kantor karantina pertanian kelas I sorong komplek bandara deo sorong JL selat sunda dekat pasar remu sebelah koramil atau Telp.0951-321220, email : skp.sorong@gmail.com atau pelayanan@karantinapertaniansorong.orgThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Waktu Dan Tanggal

  

video karantina


 

LOKASI KANTOR

BERITA UTAMA SKP SORONG
Disidak, Burung ABK Bersiul Kena OTT PDF Print E-mail
Written by INFODOK   
Thursday, 16 March 2017 08:19
Disidak, Burung ABK Bersiul Kena OTT
Santun tapi Tegas.
Petugas karantina Sorong selalu mengedepankan pelayanan yang ramah dan santun tapi tetap komitmen untuk menjaga Tanah Papua dari masuknya Hewan dan Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) juga OPTK. Umumnya HPHK/OPTK masuk melalui angkutan laut yakni kapal Pelni yang sandar di Pelabuhan Sorong dan Pesawat yang mendarat di Bandara DEO Sorong. Sudah terlalu sering petugas menangkap, menyita, dan bahkan memusnahkan unggas seperti ayam dan burung sitaan. Tapi penyelundupan selalu saja marak.

Seperti hasil razia yang dilaksanakan petugas Karantina di KM Labobar, Senin (13/3) semalam. Demi menjaga Kota Sorong dan Papua Barat bebas Hama Penyakit Hewan Karantina dan OPTK Petugas karantina merazia kapal yang sandar pukul 21.00 WIT.

Petugas karantina tidak sendirian. Untuk melancarkan razia dengan harapan lebih maksimal mendapatkan hasil sasaran, karantina menggandeng kepolisian Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) dan juga POMAL Sorong.

Benar saja, razia di atas kapal itu pun menemukan media pembawa HPHK yang diselundupkan dari Surabaya. Ditemukan 2 ekor burung kacer dan 4 ekor burung kenari. Enam ekor burung di dalam sangkar itu ditemukan di Hall A paling bawah. Wah..ini temuan penyelundupan dengan modus baru yakni disimpan di Hall agar tidak diketahui petugas yang memeriksa saat kapal sandar.
Modus-modus penyelundupan ini lebih berbahaya karena ternyata melibatkan Anak Buah Kapal (ABK). Diketahui salah satu ABK mengaku sebagai pemilik hewan itu. Si ABK yang harusnya menjaga agar tidak ada hewan naik ke atas kapal tanpa dokumen resmi dari karantina justru yang membawa hewan itu sendiri.

Dia mengaku kalau burung-burung itu akan diturunkan di Jayapura. Karena alasan itu, petugas Karantina Sorong lalu berkoordinasi dengan Kapten Kapal dan Karantina Jayapura.

SobatQ, kitorang harus jaga jang sampe ada hewan atau HPHK yang dari luar kota masuk ke Papua. Hewan itu bisa saja terjangkit penyakit lalu menular ke manusia. Kita harus jaga Papua dari penyakit berbahaya itu. Jika ada yang lihat laporkan ke petugas karantina yang selalu jaga di pelabuhan atau bandara. Petugas selalu siap dan sigap kapan saja, siang dan malam. Atau datang langsung ke kantor karantina Sorong.

Kawan Karantina Sorong Kitorang Jaga Papua dari HPHK dan OPTK

#TindakanKarantina
#KarantinaSorong

 

Search

Aktivitas Kami

060217_2.jpg
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1168
mod_vvisit_counterYesterday2203
mod_vvisit_counterThis week9418
mod_vvisit_counterLast week27132
mod_vvisit_counterThis month70789
mod_vvisit_counterLast month71060
mod_vvisit_counterAll days3165092

We have: 47 guests online
Your IP: 54.196.161.252
 , 
Today: Nov 20, 2018
Visitors Counter


Layanan Interaktif









 












Berita Utama Karantina Pertanian


Copyright © 2015 HUMAS KARANTINA SORONG All Right Reserved.
desain Karantina Sorong